Bagaimana Energi Metafisik Bekerja Mengubah Hidup Anda?

Bagaimana Energi Metafisik Bekerja Mengubah Hidup Anda?

Bagaimana Energi Metafisik Bekerja

Energi di alam semesta ini bergerak. Termasuk Energi Metafisik pun bergerak sesuai jalur energi yang diperintahkan oleh sang penguasa Tunggal, Allah SWT. Kita semua dikelilingi oleh energi, bahkan tubuh manusia dan semua benda-benda disekitar kita juga mengandung energi kehidupan (Bioenergi). Energi bersifat metafisik, bisa dirasakan namun tidak kasat mata, dan kekuatan dari energi tersebut berbeda-beda pada setiap unsur apapun yang ada di alam semesta. Bagaimana Energi Metafisik bekerja seperti halnya sebuah siklus. Energi akan bergerak mengalir dan akan kembali lagi semula & kekuatannya mampu mengubah apapun yang dilaluinya termasuk mengubah hidup kita.

Ketika kita melakukan segala sesuatu baik berbuat, bertutur, beraktifitas atau bekerja maka kita sedang menggerakkan energi. Begitu energi bergerak, energi itu kembali kepada kita di suatu waktu dari suatu tempat. Dan kita tidak akan tahu akan kembali membawa kebaikan dan keberuntungan atau akan kembali membawa masalah dan hal buruk. Energi akan bekerja sesuai dengan hukum bioelektromagnetik, seperti halnya semesta bekerja berdasarkan prinsip sebab dan akibat.

Sangat penting bagi kita untuk menjadi proaktif dalam hidup kita sendiri. Agar apa yang kita perbuat menggerakkan energi positif dan akan menghasilkan berbagai kebaikan dalam hidup. Apabila kita tidak siap menerima apa hasil dari energi yang kita lepaskan maka kita harus mengambil risiko meminta bantuan baik meminta kepada sang pemilik energi ataupun bantuan kepada orang lain yang lebih mampu.Dan itu akan jauh lebih meringankan beban pikiran, kecemasan, rasa takut, ataupun kegelisahan yang kita rasakan.

Bagaimana Energi Metafisik Bekerja Pada Sebuah Permohonan / Doa?

Bagaimana Energi Metafisik Bekerja

 

Banyak orang yang berpikir bahwa ketika kita memohon atau meminta bantuan, kita sedang mempermalukan diri sendiri. Tapi sesungguhnya meminta bantuan, apalagi ketika kita meminta bantuan kepada Allah sang pemilik energi tunggal, kita sedang menjalin relasi yang amat kuat. Bantuan itu kita minta melalui doa. Meminta itu membutuhkan kerendahan hati, dan disitupun kita melepaskan energi dan mengharapkan energi itu kembali dalam bentuk sesuai harapan dan keinginan kita.

Belajar untuk memiliki kerendahan hati dan keberanian untuk meminta bantuan adalah komponen penting dalam belajar untuk menjalani hidup dengan bijaksana. Meminta bantuan adalah tindakan positif untuk diri kita. Yaitu sebuah bagian dari mengambil tanggung jawab untuk diri kita sendiri karena kita tidak dapat melakukannya sendiri. Disini ada kesadaran bahwa kita bagian dari esensi energi yang lebih rendah, namun berdoa menghubungkan energi kepada esensi energi tinggi.

Kita tidak seharusnya takut meminta bantuan karena takut ditolak apalagi karena berpikir bahwa itu sebuah kekalahan atau kesalahan. Meminta atau memohon sebuah bantuan bukan suatu yang memalukan atau karena kita lemah. Apabila kita membiarkan perasaan-perasaan itu meracuni diri kita, berarti kita telah merusak energi yang ada dalam diri kita sendiri. Menghambat alirannya dan pasti akan menyebabkan kesulitan. Yang harus kita lakukan hanyalah berdoa dan energi akan bekerja dengan sendirinya selaras dengan frekuensi yang kita pancarkan.

Memohon  berarti memberi “kesempatan melayani”

Salah satu masalah terbesar bagi banyak orang yang sedang menumbuhkan kesadaran diri adalah bagaimana membuka diri untuk menerima. Mulai memiliki pada tingkat emosional yang layak kita terima. Sepertinya itu hal yang sederhana tetapi belajar menerima berarti mengosongkan wadah dan harus tulus mempersiapkan segala kondisi baik itu menyenangkan atau mengecewakan.

Keinginan untuk meminta bantuan diperlukan bagi kita untuk belajar dan tumbuh. Dan dengan meminta bantuan, kita memberi orang lain kesempatan untuk melayani. Kita pun harus bisa mempersiapkan hati dengan terbuka untuk menerima bantuan. Dan apabila kita meminta bantuan kepada Allah, berarti kita sedang menjalin relasi kepada Allah, dan bersama doa, kita telah mengalirkan energi positif kepada semesta. 

Memohon memberikan kesempatan orang lain untuk memberikan pelayanan dan memberi adalah melayani, dimana ketika kita memberi kepada orang lain sesungguhnya kita sedang memberi untuk diri kita sendiri. Itu selaras dengan Hukum Metafisika, bahwa melayani dan meminta bantuan adalah bagian dari formula yang memungkinkan kita untuk keluar dari kesulitan hidup sebelumnya. Dari sini jelaslah bahwa melayani memberikan stimulasi bagaimana energi metafisik bekerja sesuai dengan siklusnya.

Bagaimana Energi Metafisik Bekerja Sesuai Hukum Metafisika?

Bagaimana Energi Metafisik Bekerja

 

Hukum Metafisika selaras dengan hukum bioelektromagnetik atau sebab dan akibat /memberi dan menerima. Artinya apa yang Anda tabur itulah yang akan Anda tuai. Hukum ini mengatur aliran energi metafisika yang berpengaruh pada pengalaman hidup yang kita alami ini. Memberi dan menerima adalah dua bagian dari satu perputaran yang dinamis. Pada kondisi tertentu berlaku bahwa memberi lebih berkah daripada menerima, meski pada keduanya bekerja sebuah energi positif. Ibarat menghembuskan napas dan menghirup nafas.”

Menghembuskan nafas adalah aktifitas yang sangat melegakan, yang membuat kita sehat karena melepaskan CO2, (karbon dioksida). Apa yang kita lepaskan memberikan energi dan kekuatan bagi tumbuhan untuk bernafas. Sementara saat kita menghirup nafas kita menerima energi yang dilepaskan oleh tumbuhan dan alam semesta dalam bentuk O2 (oksigen) yang merupakan hasil respirasi mereka. Namun menjadi sumber tambahan energi kehidupan bagi kita manusia. Energi bisa keluar dan masuk menyusupi apapun yang selaras dan satu frekuensi.

Sama seperti nafas perlu mengalir masuk dan keluar, demikian juga energi perlu mengalir di semua tingkatan, termasuk pada energi emosional. Menghalangi aliran energi apa pun, apakah itu energi uang atau energi emosional, maka akan membentuk bloking energi untuk diri kita sendiri dan itu tidak berfungsi. Semua energi pada akhirnya, akan menuju dan bermuara pada tingkat energi tertinggi yaitu cinta, ketulusan, kasih sayang. Menghentikan aliran energi, menghalangi aliran cinta dan menghambat bagaimana energi metafisik bekerja mengubah kehidupan menjadi lebih baik. Bahkan akan merusak diri dan kehidupan. 

Memberi & Menerima adalah Gambaran Bagaimana Energi Metafisik Bekerja

Bagaimana Energi Metafisik Bekerja

 

Memberi dan menerima adalah bagian yang tidak terpisahkan dari satu siklus/ aliran energi dinamis dan hukum metafisika. Ada tingkatan-tingkatan energi dalam kehidupan ini. Dan energi akan bergerak dan mengalir dari frekuensi yang lebih tinggi ke frekuensi yang lebih rendah atau yang selaras. Sementara setiap unsur dalam kehidupan baik itu masalah, harapan, keinginan, termasuk perwujudan dari harta benda seperti rumah, tanah, kendaraan juga memiliki energi dengan frekuensi tertentu. Karena itu setiap manusia akan mengalami pengalaman metafisik dan pengalaman spiritual juga pengalaman hidup yang berbeda-beda dalam kehidupan.

Perbedaan-perbedaan itu merupakan hasil dari proses bekerjanya energi. Dari aliran energi memberi dan menerima. Dimana memberi dan menerima adalah dua aspek yang berbeda dari dinamika yang sama. Ketika seseorang memberi dengan ketulusan (bukan jenis pemberian yang saling bergantung) maka akan menerima kebaikan. Bukan memberi untuk mencoba membuktikan nilai kita, mengambil kekuatan ego kita dari orang yang kita beri. apalagi memberi untuk membuktikan bahwa kita lebih unggul/memberi sebagai cara memanipulasi untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Namun memberi dengan cinta yang berarti memberi dengan penuh kesadaran murni bahwa kita memberi kepada diri sendiri. Dengan begitu kita menghormati kebenaran spiritual bahwa kita semua terhubung dan ada siklus energi yang bekerja didalamnya.

Memberi adalah tindakan cinta, dan itu berarti menghormati diri sejati kita, maka alam semesta akan menggerakkan energi yang sama dan akan mengalirkan kembali energi kita dalam kualitas yang sama bahkan lebih baik. Membuka hati untuk menerima juga merupakan tindakan cinta. Meminta bantuan berarti memberi kesempatan kepada yang lain untuk mengalirkan energi kebaikan. Berarti juga mengizinkan orang lain untuk memberi kebaikan & memberi mereka hadiah yang memungkinkan mereka untuk menghormati diri mereka sendiri dan meningkatkan nilai atau kualitas diri.

*******

Meningkatkan nilai diri sejati menjadi bagian tak terpisahkan dari peningkatan energi kesadaran kolektif. Dimana kesadaran kolektif ini yang akan menjadi penyeimbang siklus energi semesta. Manusia sebagai khalifah di muka bumi harus mampu menjalankan misi keberadaannya menebarkan kebaikan. Energi kolektif ini akan membawa manusia keluar dari masa kritis yang memungkinkan kita terlepas dari pemikiran terpolarisasi yang hanya berujung pada perang dan berbagai bencana serta masalah kehidupan lainnya.

Sebagai bagian dari energi kolektif kita bisa memimalisir masalah kehidupan dengan mengatasi masalah hidup kita sendiri. Caranya dengan meningkatkan kualitas energi personal dan energi spiritual melalui program Pelatihan Bioenergi. Yaitu pelatihan Gemblengan Ilmu Metafisik yang sangat bermanfaat bagi siapapun yang ingin mempelajari ilmu metafisik, bagaimana energi metafisik bekerja, serta bagaimana energi metafisik bisa menjadi solusi setiap masalah dalam kehidupan manusia.

Dalam pelatihan GIM ini Anda secara langsung akan mendapatkan proses Bioenergi Adjustment yang bermanfaat untuk menetralisir energi negatif, menyelaraskan energi diri dengan energi alam semesta dan energi ilahi. Dan secara alami akan memberi peningkatan kualitas energi Anda. Sehingga akan memudahkan Anda terhubung dengan energi kemakmuran, keberuntungan dan berbagai kebaikan yang Anda harapkan. Dengan peningkatan kualitas energi tersebut Anda juga akan mengalami peningkatan energi spiritual sehingga hati dan pikiran tenang, lebih khusuk dalam ibadah, dan terhubung dengan berbagai kebaikan-kebaikan hidup.